JAKARTA – Perkembangan pasien sembuh per 21 Maret 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,2 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.290.790 orang dengan persentasenya di angka 88,4%.

Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.065 orang.

Terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya DKI Jakarta menambahkan 1.884 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 357.034 orang, Jawa Barat menambahkan 1.325 orang dan kumulatifnya 209.360 orang, Banten menambahkan 511 orang dan kumulatifnya 28.068 orang, Kalimantan Timur menambahkan 403 orang dan kumulatifnya 55.490  orang, serta Sulawesi Selatan menambahkan 303 orang dan kumulatifnya 56.010 orang.

Lalu, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 per hari ini jumlah penerimanya meningkat menjadi 5.533.379 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 408.431 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 2.301.978 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.051 orang.

Selanjutnya, melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, per hari ini berkurang sebanyak 1.772 kasus dan jumlah totalnya menurun menjadi 129.884 kasus dengan persentasenya menjadi 8,9%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 4.396 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.460.184 kasus.

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 1.638 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 370.582 kasus, Jawa Barat menambahkan 517 kasus dan kumulatifnya 239.951 kasus, Jawa Timur menambahkan 292 kasus dan kumulatifnya 136.689 kasus, Kalimantan Selatan menambahkan 228 kasus dan kumulatifnya 25.616 kasus, serta Kalimantan Timur menambahkan 218 kasus dan kumulatifnya 61.577 kasus.

Untuk pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 103 kasus dan kumulatifnya mencapai 39.550 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Timur menambahkan 24 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 9.668 kasus, Jawa Barat menambahkan 21 kasus dan kumulatifnya mencapai 2.917 kasus, DKI Jakarta menambahkan 11 kasus dan kumulatifnya 6.195 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 8 kasus dan kumulatifnya 1.441 kasus, serta Lampung menambahkan 7 kasus dan kumulatifnya 727 kasus.

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 41.355 spesimen dan kumulatifnya 12.055.712 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 2.473.623 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 7.924.561 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 20,46% dan positivity rate spesimen mingguan (14 – 20 Mar) di angka 20,13%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 135 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 26.304 orang dan kumulatifnya 8.039.026 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 6.578.842 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 21.908 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 16,71% dan positivity rate orang mingguan (07 – 13 Mar) di angka 13,61%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 59.992 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Baca juga : Sinergitas Polri – Petani di Mimika : Bikin Hasil Pertanian Meningkat

[ISTA/QQ/YOY]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments