SEPUTAR SURABAYA – Korlantas Polri menambah jumlah posko penyekatan di 1.038 titik yang tersebar dari Lampung, Jawa, hingga Bali sebagai upaya untuk memperluas pembatasan mobilitas masyarakat pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

“Titik penyekatan bertambah lagi menjadi 1.038 titik,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di Jakarta, Kamis (15/7), seperti yang dilansir dari PMJ.

Alasan penambahan titik penyekatan, kata Istiono, agar kepolisian mampu mengoptimalkan pembatasan pergerakan masyarakat. Terlebih, pada masa PPKM Darurat bersamaan dengan perayaan Idul Adha 2021.

“Penambahan ini untuk lebih membatasi karena hanya sektor esensial dan kritikal yang bergerak selama PPKM Darurat,” terang Istiono.

Sementara itu, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan menjelaskan, sebanyak 1.038 titik penyekatan PPKM Darurat dipersiapkan menjelang Idul Adha 1442 Hijriah. Adapun rinciannya, 86 lokasi penyekatan berada di jalan tol, tujuh lokasi penyekatan di pelabuhan, dan 945 lokasi penyekatan di jalan non-tol.

Rudi menambahkan, wilayah paling banyak penyekatan berada di Jawa Barat, yaitu 353 titik, terdiri atas 21 titik di jalan tol, dan 332 titik di jalan non-tol. Berikutnya, di wilayah Jawa Tengah ada 271 titik penyekatan dan Jawa Timur 209 titik penyekatan.

“Kemudian Banten menjadi provinsi dengan titik penyekatan paling sedikit kali ini, hanya ada 20 titik penyekatan,” ujarnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments