PIKIRAN RAKYAT – Media sosial memang kini menjadi patokan dari ekspresi masyarakat terhadap berbagai masalah yang terjadi di seluruh dunia, termasuk dengan membuat trending tagar #PercumaAdaPolisi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memberikan respon terkait tagar tersebut.

Menurut Rusdi Hartono, tagar tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi institusi Kepolisian agar ke depannya mereka dapat bekerja lebih baik lagi.

Baca Juga: Gantikan Bibi Ardiansyah dalam Parade Foto Acara 40 Harian Vanessa Angel, Berikut Sosok Bambang Saputra

Awal mula tagar #PercumaAdaPolisi ini karean kasus anggota Polsek Pulogadung yang meremehkan dan berlaku tidak sopan terhadap laporan warga ketika mengalami tindak kriminal.

Dalam kasus tersebut seorang warga melaporkan penjambretan yang dialaminya setelah bertransaksi di ATM, tetapi ketika melapor hanya kekecewaan yang dia dapat sehingga menceritakannya ke media sosial.

“Jadi itu masukan bagi Polri untuk memperbaiki sesuai dengan harapan masyarakat dan semua itu kasus yang di Pulogadung sudah dilakukan penanganan,” ujarnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Selasa, 14 Desember 2021.

Baca Juga: Awan di Langit Jawa Timur Berubah Merah, BMKG Imbau Warga Tidak Panik

Selain itu, dia menyampaikan bahwa pihaknya selama ini selalu memantau narasi yang berkembang di media sosial terkait institusi Kepolisian, seperti dahulu ada tagar #PercumaLaporPolisi.

Sumber: pikiran-rakyat.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments