BaktiNegeri.com – Menyambut bulan Ramadhan dengan tawakal dan rendah hati adalah sikap yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Tawakal adalah kepercayaan yang kuat bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak dan ketentuan Allah SWT, sedangkan rendah hati adalah sikap kesederhanaan dan pengakuan akan keterbatasan diri di hadapan kebesaran Allah SWT.

Dalam menyambut bulan Ramadhan, seseorang dapat menguatkan tawakal dengan menyadari bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang diamanahkan oleh Allah SWT sebagai kesempatan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan memperbaiki diri.

Dengan memahami hal ini, seorang Muslim bisa menjalani ibadah puasa dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan kekuatan dan bimbingan.

Rendah hati juga merupakan sikap yang penting dalam menyambut Ramadhan. Dengan rendah hati, seseorang tidak akan menyombongkan diri atas ibadah yang dilakukannya, melainkan selalu merasa rendah diri di hadapan Allah SWT.

Ini akan mendorong seseorang untuk menjalani ibadah dengan ikhlas dan tulus, tanpa mencari pujian atau pengakuan dari manusia.

Dengan kombinasi tawakal dan rendah hati, seseorang dapat memperoleh manfaat maksimal dari bulan Ramadhan, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki akhlak dan ibadah, serta meningkatkan kesadaran spiritual.

Dalam menjalani bulan Ramadhan dengan tawakal dan rendah hati, penting juga untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah yang konsisten dan penuh kesungguhan.

Ini meliputi melaksanakan shalat lima waktu dengan tepat waktu, membaca Al-Qur’an secara rutin, berdoa dengan tulus, serta memperbanyak amal ibadah lainnya seperti sedekah, berbuat baik kepada sesama, dan mengendalikan diri dari hal-hal yang diharamkan.

Tawakal juga mengajarkan kita untuk menerima segala ujian dan cobaan dengan lapang dada, karena kita yakin bahwa Allah SWT hanya memberikan ujian kepada hamba-Nya sesuai dengan kekuatan yang dimiliki oleh hamba tersebut.

Dengan demikian, saat menghadapi cobaan atau kesulitan dalam menjalani ibadah puasa, seorang Muslim dapat bertawakal kepada Allah SWT, yakin bahwa Dia akan memberikan jalan keluar dan pahala yang besar atas setiap kesabaran yang diperlihatkan.

Rendah hati juga mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, termasuk nikmat bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Dengan merasa rendah diri di hadapan keagungan Allah SWT, seseorang akan lebih mudah untuk bersyukur dan tidak merasa angkuh atas segala prestasi atau amal ibadah yang dilakukannya.

Dengan menyambut bulan Ramadhan dengan tawakal dan rendah hati, seseorang akan mendapatkan manfaat yang besar baik di dunia maupun di akhirat. Moga Allah SWT senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam menjalani ibadah puasa dan amal ibadah lainnya di bulan Ramadhan ini.

Untuk terus memperkuat ikatan dengan Allah SWT selama bulan Ramadhan dan juga setelahnya. Setelah melewati bulan suci ini dengan penuh tawakal dan rendah hati, penting untuk mempertahankan semangat dan amal ibadah yang telah dilakukan.

Setelah Ramadhan berakhir, kita perlu mempertahankan momentum kebaikan yang telah dibangun selama bulan tersebut.

Ini bisa dilakukan dengan terus menjaga kualitas ibadah sehari-hari, seperti melanjutkan rutinitas membaca Al-Qur’an, menerapkan nilai-nilai moral dan etika Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta terus memperbanyak amal ibadah seperti sedekah, berbuat baik kepada sesama, dan lainnya.

Selain itu, menjaga sikap tawakal dan rendah hati setelah Ramadhan berakhir juga penting. Kita harus selalu mengingat bahwa segala sesuatu yang kita capai dan alami dalam hidup ini adalah anugerah dari Allah SWT, dan kita hanya bisa meraih kesuksesan dengan izin-Nya.

Dengan demikian, sifat tawakal akan membantu kita untuk terus berserah diri kepada kehendak Allah SWT dalam setiap langkah hidup.

Rendah hati juga akan membantu kita untuk tetap rendah diri di hadapan Allah SWT dan sesama manusia, sehingga tidak terjerumus dalam kesombongan dan kesia-siaan.

Dengan mempertahankan sikap tawakal dan rendah hati, kita akan terus mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, lanjutannya adalah untuk menjaga semangat ibadah dan ketaqwaan yang telah dibangun selama bulan Ramadhan, serta terus memperkuat ikatan dengan Allah SWT melalui amal ibadah dan sikap tawakal serta rendah hati.

Semoga kita semua bisa menjadi hamba yang lebih baik setiap harinya, baik di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan. Aamiin.

Mari kita sambut bulan suci ini dengan hati yang lapang, pikiran yang bersih, dan niat yang tulus. Semoga setiap amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT #SambutRamadhan1445H

Baca Juga : Polda NTB Gelar Patroli Keliling, Jaga Kondusivitas Saat Ramadhan

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari BaktiNegeri.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya.

 

 

 

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments